HARTABUTA :
Jum'at, 5-6-2026 M.
Sumber :
WAG Siroh Wali Songo.
*SAMPAI DENGAN TAHUN 1959, MASIH BANYAK NEGARA DI DALAM NEGARA RI?*
Pada saat Indonesia diproklamasikan, tanggal 17 Agustus 1945, sebetulnya sebagian wilayah Indonesia masih dikuasai oleh negara-negara swapraja, yang pada jaman Belanda dan Jepangpun mereka bukan jajahan penuh.
Tapi satu per satu mereka bergabung ke Republik Indonesia, dengan urutan sebagai berikut :
1. Tanggal 1 September 1945 : Negara Surakarta Hadiningrat dan Kadipaten Mangkunegaran mengeluarkan maklumat resmi bergabung ke Negara Republik Indonesia;
2. Tanggal 5 September 1945, Negara Yogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman mengeluarkan Amanat bergabung ke Negara Indonesia;
3. Tanggal 28 November 1945, Negara Siak Sri Indrapura resmi bergabung ke Negara Indonesia, menyerahkan mahkota, dan menyerahkan modal uang 13 juta gulden;
4. Tanggal 3 Maret 1946, Negara Deli, Negara Serdang, Negara Asahan, dan Negara Langkat direvolusi oleh rakyat dan kelompok pemuda kiri sampai bubar, para bangsawan dibantai, kemudian wilayahnya diserap ke Negara Indonesia;
5. Tanggal 17 Agustus 1950, seiring bubarnya Negara Indonesia Timur (NIT), boneka Belanda, maka Negara Swapraja Gowa, Bone, Luwu, Buton (Sulawesi); Ternate, Tidore (Maluku); Bima (Nusa Tenggara); Klungkung, Badung, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Karangasem, Mengwi, Bangli (Bali) otomatis bergabung ke dalam NKRI;
6. Tanggal 14 Januari 1953, Negara-negara Pontianak, Sambas, Mempawah, Sintang, Kubu, Bulungan, dan Kutai Kartanegara dihapus oleh Pemerintah RI dan diserap ke dalam wilayah NKRI;
7. Tanggal 4 Juli 1959, sisa-sisa hak istimewa swapraja dari 8 Negara di Bali, Negara Bima, dan negara-negara di Sulawesi (Gowa, Bone, Luwu, Wajo, Soppeng, Sawitto, Alitta, Supa, Rappang, Binamu, Bangkala, Sidenreng, Federasi negara-negara Mandar, Buton, Konawe, Mekongga, Banggai, Mori, Bungku, Buol, Tolo-toli, dan Bolaang Mongondow) resmi dihapus oleh Pemerintah RI, dilebur ke dalam Kabupaten-kabupaten Republik Indonesia.
و الحمد للّه ربّ العالمين
صلّى اللّه على محمّد






0 comments:
Post a Comment