HARTABUTA :
Ahad, 12-4-2026 M
Sumbwr :
https://www.facebook.com/share/p/1BGkzT49UH/
PERNYATAAN SEORANG KABIB YANG MERENDAHKAN ALLAH?
Pernyataan bahwa "Allah SWT harus meminta izin kepada makhluk (termasuk Habib atau Wali) sebelum menurunkan bala" bukan hanya keliru, tetapi secara akidah merupakan kesalahan fatal yang bisa menjerumus pada syirik dalam rububiyah.
Berikut adalah narasi penjelasan beserta dalil-dalil kuat dari Al-Qur'an dan Hadits untuk meluruskan pemahaman tersebut.
1. Narasi Logika dan Akidah
Allah SWT adalah Al-Khaliq (Maha Pencipta) dan Al-Malik (Maha Memiliki). Dalam konsep ketuhanan Islam, Allah adalah Penguasa Mutlak alam semesta. Tidak ada satu pun daun yang jatuh, tidak ada satu pun bencana yang menimpa, kecuali atas kehendak-Nya.
Mengatakan Allah harus "izin" kepada manusia berarti:
Merendahkan derajat Allah yang Maha Kuasa menjadi pihak yang butuh persetujuan.
Mengangkat derajat makhluk setara atau bahkan di atas Allah.
Mengingkari sifat Allah Al-Qadir (Maha Menentukan) dan Al-Qahhar (Maha Mengalahkan).
Meskipun para Habib (dzurriyat Nabi) atau para Wali memiliki kedudukan mulia, mereka tetaplah hamba yang tunduk pada takdir Allah, bukan penentu takdir Allah.
2. Dalil dari Al-Qur'an
Allah menegaskan bahwa Dia melakukan apa saja yang Dia kehendaki tanpa ada yang bisa menghalangi atau memberi intervensi.
Allah Tidak Ditanya, Makhluklah yang Ditanya
"Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan-Nya, tetapi merekalah yang akan ditanya." (QS. Al-Anbiya: 23)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak memerlukan persetujuan siapa pun dan tidak dimintai pertanggungjawaban oleh makhluk-Nya.
Kekuasaan Mutlak Allah
"Katakanlah (Muhammad), 'Siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia hendak mendatangkan bahaya kepadamu atau jika Dia hendak mendatangkan manfaat kepadamu?..." (QS. Al-Fath: 11)
Tidak Ada Penolong Selain Allah
"Katakanlah (Muhammad), 'Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (ketentuan) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?'..." (QS. Al-Ahzab: 17)
3. Dalil dari Hadits Nabi SAW
Nabi Muhammad SAW sendiri, manusia yang paling mulia, menegaskan bahwa segala manfaat dan mudarat hanya di tangan Allah.
Pesan Rasulullah kepada Ibnu Abbas
Dalam hadits yang sangat masyhur, Rasulullah SAW bersabda:
"...Ketahuilah, sekiranya seluruh umat berkumpul untuk memberimu suatu manfaat, mereka tidak akan bisa memberimu manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu. Dan sekiranya mereka berkumpul untuk mencelakakanmu (memberi bala), mereka tidak akan bisa mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu..." (HR. Tirmidzi, ia berkata: Hadits Hasan Shahih)
Doa Ketundukan Makhluk
Nabi SAW mengajarkan doa yang sering kita baca:
"Allahumma laa maani'a limaa a'thayta, walaa mu'thiya limaa mana'ta..."
Artinya: "Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi..." (HR. Bukhari & Muslim)
#habib #kuburiun
Ùˆ الØÙ…د للّÙ‡ ربّ العالمين
صلّÙ‰ اللّÙ‡ على مجمّد






0 comments:
Post a Comment