HARTABUTA :
Ahad, 11-9-2026 M
https://www.facebook.com/share/p/1MGmqtE7Tk/
Wow... Mantan guru SMP pa Gibran saat di SMP Negeri 1 Surakarta, Rohwati, mengaku sakit hati mendengar fitnah yang menyebut Gibran tidak lulus SMA.
“Kalau saya agak sakit hati. Nggak mungkin terjadi. Sekelas Pak Jokowi putranya tidak lulus SMA saya tidak mungkin. Terutama saya sebagai gurunya saya termasuk yang tidak terima. Bukan anak bodoh anak titipan. Dan memang keterima murni semua,” ujar Rohwati (9 Oktober 2026).
Rohwati juga mengenang kemampuan Bahasa Inggris Gibran yang dinilainya cukup baik. Menurut dia, kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan Gibran melanjutkan pendidikan di Singapura.
Di luar persoalan akademik, Rohwati mengenang Gibran sebagai siswa yang menjaga sopan santun terhadap guru.
Menurut Rohwati, sikap tersebut tidak hilang setelah Gibran memasuki dunia politik dan menduduki jabatan publik.
"Kebetulan Pak Jokowi anaknya mengikuti adat. Yang saya tahu sopan banget. Terutama kalau sama guru,” kata Rohwati.
.......
Begitulah Gibran. Bayangkan, dihajar sebrutal ini pun–dia nyaris tak membalas. Kalau pun ada yang dilakukannya, itu pun hanya sebatas mempertahankan diri.
Apa yang dialami Gibran saat ini sudah di luar batas kewajaran manusia normal. Dan dia bisa tetap adem menghadapinya.
Kelak, jika dia memang jadi pemimpin–negeri ini juga akan adem. Seadem semesta yang terus mengawasi dan menjaganya. Bukan cuma Rohwati sang mantan guru yang akan bersaksi tentang dirinya, pun semesta.
#ijazah
Ùˆ الØÙ…د للّÙ‡ ربّ العالمين
صلّÙ‰ اللّÙ‡ على مجمّد








0 comments:
Post a Comment