HARTABUTA :
Ahad, 11-1-2026 M.
Sumber :
https://www.facebook.com/share/p/1EnzwkFEXN/
YUK SIMAK KRONOLOGI (URUTAN CERITA) POLEMIK NASAB INI KENAPA BISA TERJADI :
2. Pernyataan ini, memantik protes keras dari pihak dzuriyah walisongo, terutama dari kesultanan Banten dan Cirebon. Dimana mereka ini jelas keturunan dari sultan Hasanudin dan syarif Gunung Jati. Serta memantik protes dari dzuriyah wali songo lainnya.
Jadi, jelas ya kalau polemik ini yang memulai adalah dari kalangan habaib sendiri. Mereka yang memulai dan para dzuriyah walisongo hanya memberi hak jawab.
3. Semenjak itu bermunculan para keturunan walisongo satu persatu dengan membawa bukti manuskrip dan catatan keraton, catatan manuskrip leluhur dan bukti lainnya.
4. Efek pernyataan dari organisasi habib (robithoh alawiyah) ini membuat para dzhuriyah walisongo saling berkonsolidasi satu sama lainnya dalam meneliti nasab.
Silahkan cek historis di internet ada dan banyak.
5. Sebagian dzhuriyah walisongo sampai tes DNA untuk mengonfirmasi keabsahan nasab berdasarkan ilmu pengetahuan modern dan terbukti bahwa hasil DNA nya satu kelompok dengan para Sayid dan Syarif di luar Indonessia seperti Naqobah Irak, Mesir, Maroko, Yordania.
6. Para Naqobah di seluruh dunia menyebut keturunan Nabi di seluruh dunia bergelar Sayid dan Syarif. Nah, hanya baklawi Yaman yang bergelar habib. Agak lain emang.
7. Dengan demikian pernyataan Robithoh alawiyah atau pernyataan dari kalangan habib bahwa dzuriyah walisongo tidak ada atau terputus itu sudah terpatahkan dan batal secara fakta maupun secara data.
8. Sekarang dari pihak dzhuriyah walisongo ganti mempertanyakan keabsahan habib atas klaim mereka sebagai keturunan Nabi selama ini.
9. Nah.. pada point inilah yang saat ini terjadi dan ramai di perbincangkan. Sementara di kalangan habaib sendiri mulai di temukan masalah-masalah serius dalam nasabnya maupun masalah di luar nasab, yaitu:
- tidak di temukannya nama Ubaidillah (punjernya baalawi) di kitab-kitab nasab.
- nama Ubaidillah di temukan setelah 550 tahun setelah masa Ahmad bin Isa, yang di klaim sebagai bapak Ubaidillah itu.
- Ahmad bin Isa makamnya di temukan berada di Irak, bukan di Yaman. dan tidak pernah berhijrah ke yaman.
- Di temukan hasil tes DNA dari kalangan habib yang justru tidak sama dengan kelompok Sayid maupun Syarif di Naqobah lainnya. Hasil temuannya adalah haplogrop G yang mana ini adalah kelompok DNA Yahudi Askenazi.
- di temukan banyak makam-makam yang di palsukan oleh kalangan habib.
- di temukan telah terjadi penyelewengan sejarah oleh kalangan habib.
Salah satu contoh tokoh KRT Sumodiningrat yang di klaim oleh si habib bahwa tokoh mataram ini adalah seorang Baalawi bermarga bin Yahya dan sejarahnya berbeda dengan catatan resmi kraton Jogja. Sehingga pihak keraton memberikan respon dan membantah. Dengan demikian terbukti bahwa ada pembelokan sejarah yang di lakukan baalawi (kalangan habib).
- pembelokan sejarah Jatman (jam'iyah toreqoh ahlu sunnah wal jamaah ) oleh kalangan habib.
Cek sendiri faktanya.
- pembelokan sejarah berdirinya NU oleh kalangan habib.
Cek sendiri faktanya.
- dan masih banyak permasalahan di luar nasab yang juga jadi pemantik permasalahan habib ini semakin besar, seperti : penghinaan kepada kyai, kepada pribumi, kesombongan habaib, pemalakan dan pengambilan harta secara paksa, mengambil istri orang lain oleh habib, dan lain-lainnya
Silahkn cek dan ricek di lapangan dan warung kopi, sampai saat ini baklawi imigran Yaman masih blm menemukan obat atas rungkad nya nasab yg dia pelihara
و الحمد للّه ربّ العالمين
صلّى اللّه على محمّد
No comments:
Post a Comment